Sesampainya di Jakarta, restoran yang bisa saya datangi pertama kali adalah Hoka Hoka Bento, eaaa. Pulang macam apa ini kalo makannya masih berbau Jepang aja, hehe. Tapi mau begimana lagi, terdekat adanya itu. Pilihan menu jatuh ke yang satu ini. Namanya rada aneh. Nerjemahin ke Nihongo-nya setengah-setengah nih, hihi. Kenapa ga jadi Chikin Burakkupeppaa aja 😀
Tadi siang makan di restoran MerahPutih di Shinokubo. Trus pesen nasi campur. Ternyata di awal dikasih satu cawan kecil bakso gitu (foto kedua). Lalu menu utama yang isinya nasi putih, telor ceplok, sayuran digulai, ayam bakar, serta tentunya sambel (foto pertama). Lalu dikasih minuman, bisa milih mau kopi atau teh. Abis itu kita kira udah beres makannya, eh ternyata masih ada pisang goreng es krim (foto ketiga). Thanks to Mbak Isti n Pak Pres Agyl sehingga saya dan Adek bisa makan dua porsi pisang goreng es krim, hahaha. Mantep lah ini makan siangnya 😀 Oia, ランチセット alias lunch set segini 650 yen sahadja.. 😀
Makan nasi goreng sepiring berdua dengan Adek di Bali Café Putri, Roppongi Hills ga cukup, akhirnya kita pesen lauk lain juga. Terpilihlah daging balado yang tertera di menu. Dalam bayangan saya something balado itu warnanya merah, tapi yang ini kok ga ya, hihihi. Tapi enak 😀 Eniwei, piringnya lucu deh kayak telur *halah*
Tadi berkunjung ke Mori Tower Roppongi Hills, melihat planetarium, museum, Tokyo dari ketinggian, serta meneropong bintang (*) Beres bikin ribut di sana, lanjut makan malam di restoran Bali Café Putri. Ceritanya ada mbak-mbak Jepang berdua di meja sebelah, pas makanan mereka dateng, mas-mas restorannya bilang Gorengan Nasi. Dalam bayangan saya, itu nasi yang dijadiin gorengan macam bakwan, tahu isi, pisang goreng, dkk. Haha. Ternyata nasi goreng sodara-sodara. Akhirnya saya dan Adek ikutan pesan, sepiring berdua, eaaa…